ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
Bumi tempat kita berdasar usianya telah miliaran th.. Saat sebelum selanjutnya ditempati manusia pertama yaitu Adam, bumi menurut pakar tafsir telah ditempati oleh sebagian makhluk. Terkait dengan penciptaan Adam, sebagian besar ulama Islam yakin bahawa Adam serta Udara telah dicipta dengan komplit di Surga. Mereka kemudiannya dihantar ke bumi selesai memakai buah yang terlarang. Keturunan mereka isi populasi bumi dan mengawali histori manusia.
Manurut pakar tafsir ketika bumi berusia delapan ribu th., kondisiya masihlah kosong. Disini telah ada banyak biji sawi putih. Lalu Allah SWT membuat seekor unggas yang bernama Tabirunnasar.
Allah SWT berfirman kepada-Nya : Hai unggas tabirunnasar, konsumsilah olehmu biji sawi itu. Jika habis biji sawi itu, engkau bakal kumatikan.
Sang unggas juga menggunakan biji-bijian itu. Tetapi, langkah mengonsumsinya ditata : pertama, satu hari satu biji yang dimakan. Sesudah makin menyusut, jadi saat ini dimakannya cuma satu biji 1 bulan. Biji sawi itu makin berkurang saja.
Oleh karena sangat takutnya pada kematian, jadi sang unggas cuma mengonsumsi satu biji dalam 1 tahun. Tetapi, pada akhirnya habislah biji-biji sawi itu. Tabirunnasar juga selanjutnya mati.
Sesudah kematian itu, Allah SWT membuat makhluk lain sebagai penghuni bumi, yakni tujuh puluh orang lelaki. Tetapi tak seluruhnya segera dibuat, tetapi satu persatu Allah SWT menciptakannya. Jika seorang wafat, jadi segera di ciptakan yg lain.
Masing-masing dari mereka berumur 70. 000 th.. Konon, 1 tahun pada saat itu sama seperti seribu th. pada waktu saat ini. Ketika sudah mati tujuh puluh lelaki itu, lalu Allah buat Jin.
Allah berfirman : Serta Dia membuat jin dari nyala api. (Q. S. 55 : 1) Beberapa dari jin-jin itu ada yang berkaki empat, berkaki dua, serta ada yang terbang. Lalu Allah SWT mengutus satu diantara seorang diantara mereka yang bernama Yusuf untuk berikan pengajaran ilmu serta syariat agama.
Tetapi, jin-jin itu banyak yang mendustakan ajaran-ajaran itu yang sebabkan Allah SWT mematikan semua. Penghuni bumi seterusnya yaitu satu makhluk yang berpasangan. Rupanya seperti binatang. Keluar dari dalam neraka.
Binatang itu juga beranak, serta anaknya disebut dengan AZAZIL. Sesudah cukup besar, Azazil mulai lakukan peribadatan pada Allah SWT seribu th. lamanya. Kemudian, Allah SWT mengangkatnya ke langit pertama.
Sepanjang seribu th., disini juga ia telaten beribadah. Allah SWT menganugerahkannya sayap yang terbuat dari manikan yang hijau. Dengan izin-Nya jadi terbanglah ia ke langit ke-2.
Seribu th. lamanya juga ia ibadah. Demikian, pada masing-masing susunan langit ia ibadah sepanjang seribu th. lamanya, sampai ke lapisan langit ketujuh.
Disamping itu, di bumi waktu itu telah ada penghuni yang lain, yakni dari bangsa jin yang bernama JANNA. 70000 th. lamanya sampai lahir anak cucunya. Kata pakar tafsir yang lain, delapan belas ribu th. menempati bumi yang lalu jadi sombong serta kufur.
Allah SWT juga mematikan janna. Sebagai ubahnya yaitu yang bernama BANUNAL JANNA. Ia menempati bumi sepanjang delapan belas ribu th. lamanya. Ia juga dimatikan oleh Allah SWT.
Disamping itu, diatas langit sana, Azazil berbarengan beberapa Malaikat masihlah khusyuk melaksanakan ibadah. Azazil jadi penghulu beberapa malaikat sepanjang tujuh ribu th. lamanya dalam melaksanakan ibadah. Sampai pada satu saat, Azazil ajukan satu permintaan pada Allah SWT, tuturnya :
Ya tuhanku, tujuh ribu th. hamba-Mu ini berbuat kebaikan pada-Mu dalam tujuh lapis langit ini. Seandainya dianugerahkan oleh-Mu, hamba-Mu mohon akan turun ke bawah ke langit ke enam, berbuat kebaikan kepada-Mu.
Pergilah engkau! tegas Allah SWT.
Turunlah Azazil atau iblis itu berbarengan tujuh ratus Malaikat pengiringnya ke langit ke enam. Sesudah terasa cukup, ia juga memohon izin lagi pada Allah SWT supaya di turunkan ke angit ke lima. Di langit ke lima juga ia memohon di turunkan ke langit yang di bawahnya, serta sekian selanjutnya sampai hingga mereka di langit dunia.
Di langit dunia, Azazil atau iblis ajukan satu permintaan juga : Ya Tuhankum, hambamu akan memohon turun ke bumi dengan beberapa malaikat. Bahawasanya hamba-Mu akan melaksanakan ibadah padamu di bumi itu.
Ya Tuhanku, begitu Bananul Janna sudah berbuat banyak kerosakan di muka bumi. Anugerahkanlah atas hamba-Mu ini berbarengan beberapa malaikat berbuat kebaikan ke hadirat-Mu di muka bumi itu.
Allah SWT juga mengabulkan permintaan Azazil itu. Di turunkanlah ia berbarengan tujuh ratus Malaikat yang mengiringnya untuk melaksanakan ibadah di muka bumi, sebelumnya setelah Banunal Janna dimatikan kerana berbuat banyak rusaknya.
Sesudah delapan ribu th. lamanya melaksanakan ibadah, Iblis coba menyampaikan ungkapan hatinya kalau di muka bumi berikut ia demikian kerasannya, serta tak ada tempat lain yang membuatnya sekian kerasan.
Serta memohon supaya selama-lamanya ia ada di muka bumi untuk berbakti pada Allah SWT. Hingga pada satu saat, Allah SWT berkehendak turunkan satu info pada Azazil.
firmannya : Ingatlah saat Tuhanmu berfirman pada beberapa Malaikat : Sebenarnya Saya akan jadikan khalifah di muka bumi. (Q. S. 2 : 30).
Mendengar firman itu, Iblis jadi berduka, dikarenakan dengkinya. Mereka (beberapa Malaikat) juga ajukan pertanyaan pada Allah SWT tentang siapa yang bakal jadi khalifah itu.
Adam namanya, jawab Allah SWT. Mereka berkata, Kenapa Engkau akan jadikan (khalifah) di bumi itu orang yang bakal bikin rusaknya kepadanya serta menumpahkan darah, walau sebenarnya kami selalu bertasbih dengan memberikan pujian pada Engkau serta mensucikan Engkau.
Allah SWT berfirman : Sebenarnya Saya tahu apa yang engkau tak kenali. (Q. S. 2 : 30)
http :// www. enterberita. com/inilah-makhluk-menghuni-bumi-adam-menurut-al-quran/
0 Response to " Inilah Makhluk yang Menghuni Bumi Sebelum Adam Menurut Al Quran"!! Mohon Bantu Share Yaa.. "
Post a Comment