MENCINTAI ORANG MISKIN TERMASUK DALAM WASIAT RASUL SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM,,PUASA MENGAJARKAN MENCINTAI ORANG MISKIN

ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
miskin

Puasa mengajarkan kita utk dapat menyukai orang miskin. 
miskin 
Apa buktinya? Saat puasa kita merasakan rasa lapar serta dahaga walau sebenarnya itu tidak terlalu sering kita jumpai di kehidupan kita keseharian. Umum kita makan yang enak, minum yang memuaskan. Tetapi waktu puasa, perut kita merasakan keroncongan. Diri rasakan lemas. Itu semuanya kondisi yang dirasa juga oleh orang miskin. Pokoknya, kita di ajarkan untuk dapat merasakan apa yang mereka derita. Arahnya, agar kita juga dapat menyukai mereka sepenuh hati. 

Saksikan saja doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau betul-betul mau mencintai orang miskin. 

اللَّهُمَّ إِنِّى أَس�'أَلُكَ فِع�'لَ ال�'خَي�'رَاتِ وَتَر�'كَ ال�'مُن�'كَرَاتِ وَحُبَّ ال�'مَسَاكِينِ وَأَن�' تَغ�'فِرَ لِى وَتَر�'حَمَنِى وَإِذَا أَرَد�'تَ فِت�'نَةَ قَو�'مٍ فَتَوَفَّنِى غَي�'رَ مَف�'تُونٍ أَس�'أَلُكَ حُبَّكَ وَحُبَّ مَن�' يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ 

Allahumma inni as-aluka fi’lal khoiroot wa tarkal munkaroot wa hubbal masaakiin, wa an taghfirolii wa tarhamanii, wa idza arodta fitnata qowmin fatawaffanii ghoiro maftuunin. As-aluka hubbak wa hubba maa yuhibbuk wa hubba ‘amalan yuqorribu ilaa hubbik. 

 (Ya Allah, saya memohon kepada-Mu untuk enteng lakukan kebaikan serta meninggalkan kemungkaran dan aku memohon pada-Mu agar dapat menyukai orang miskin, ampunilah (dosa-dosa) ku, rahmatilah saya, bila Engkau inginkan untuk menguji satu para jadi wafatkanlah saya dalam situasi tak terfitnah. Saya memohon biar bisa mencintai-Mu, menyintai orang-orang yang mencintai-Mu serta menyintai amal yang bisa mendekatkan diriku terhadap cinta-Mu) ”. (HR. Tirmidzi no. 3235 serta Ahmad 5 : 243. Syaikh Al Albani mengemukakan kalau hadits ini shahih). Doa ini memberikan kalau menyintai orang miskin termasuk amalan baik. 

Menyintai orang miskin serta dekat dengan mereka bakal meringankan hisab seorang muslim pada hari kiamat. Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

مَن�' نَفَّسَ عَن�' مُؤ�'مِنٍ كُر�'بَةً مِن�' كُرَبِ الدُّن�'يَا نَفَّسَ اللهُ عَن�'هُ كُر�'بَةً مِن�' كُرَبِ يَو�'مِ ال�'قِيَامَةِ، وَمَن�' يَسَّرَ عَلَى مُع�'سِرٍ يَسَّرَ اللهُ عَلَي�'هِ فِي الدُّن�'يَا وَا�'لآخِرَةِ… 

“Barangsiapa melenyapkan satu kesulitan dunia dari seorang mukmin, Allah bakal menyingkirkan darinya satu kesulitan di hari Kiamat. Serta barangsiapa yang meringankan ada masalah orang yang dililit hutang, Allah bakal mempermudah atasnya didunia dan akhirat ” (HR. Muslim no. 2699). 

Menyintai orang miskin termasuk dalam wasiat Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berwasiat pada Abu Dzar Al Ghifari dimana Abu Dzar berkata, 

أَو�'صَانِي�' خَلِي�'لِي بِسَب�'عٍ : بِحُبِّ ال�'مَسَاكِي�'نِ وَأَن�' أَد�'نُوَ مِن�'هُم�'، وَأَن�' أَن�'ظُرَ إِلَى مَن�' هُوَ أَس�'فَلُ مِنِّي وَلاَ أَن�'ظُرَ إِلَى مَن�' هُوَ فَوقِي�'، وَأَن�' أَصِلَ رَحِمِي�' وَإِن�' جَفَانِي�'، وَأَن�' أُك�'ثِرَ مِن�' لاَ حَو�'لَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، وَأَن�' أَتَكَلَّمَ بِمُرِّ ال�'حَقِّ، وَلاَ تَأ�'خُذ�'نِي�' فِي اللهِ لَو�'مَةُ لاَئِمٍ، وَأَن�' لاَ أَس�'أَلَ النَّاسَ شَي�'ئًا. 

“Kekasihku (Rasulullah) shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal : (1) agar aku 
menyukai beberapa orang miskin serta dekat 


dengan mereka, (2) beliau memerintahkan saya supaya aku 

 
melihat 
pada orang yang ada di bawahku serta tak menyaksikan pada orang yang ada di atasku, (3) beliau memerintahkan supaya saya menyambung silaturahmiku walau mereka berlaku kasar kepadaku, (4) saya direkomendasikan supaya perbanyak perkataan laa hawla wa laa quwwata illa billah (tak ada daya serta usaha kecuali dengan pertolongan Allah), (5) saya diperintah untuk menyampaikan kebenaran walau pahit, (6) beliau berwasiat supaya saya tak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah pada Allah, serta (7) beliau menasehatiku supaya tak memohon-minta suatu hal juga pada manusia” (HR. Ahmad 5 : 159. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengemukakan kalau hadits ini shahih). 

Memperjuangkan kehidupan orang miskin termasuk juga jihad di jalan Allah. Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

السَّاعِى عَلَى ا�'لأَر�'مَلَةِ وَال�'مِس�'كِي�'نِ كَال�'مُجَاهِدِ فِي�' سَبِي�'لِ اللهِ –وَأَح�'سِبُهُ قَالَ- : وَكَال�'قَائِمِ لاَ يَف�'تُرُ وَكَالصَّائِمِ لاَ يُف�'طِرُ. 

“Orang yang membiayai kehidupan banyak janda serta orang-orang miskin seperti orang yang berjihad fii sabiilillaah. ” –Saya (perawi) sangka beliau bersabda-, “Dan seperti orang yang shalat tanpa ada terasa jemu dan seperti orang yang berpuasa terus-menerus” (HR. Muslim no. 2982). 

Membantu orang miskin bakal gampang peroleh rizki serta pertolongan Allah, dan bakal gampang memperoleh barokah do’a mereka. Dalam hadits dijelaskan kalau Sa’ad mengira kalau ia mempunyai keunggulan dari teman dekat yang lain lantaran melimpahnya dunia pada dianya, lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

هَل�' تُن�'صَرُو�'نَ وَتُر�'زَقُو�'نَ إِلاَّ بِضُعَفَائِكُم�' 

“Kalian hanya memperoleh pertolongan serta rejeki dengan sebab ada beberapa orang lemah dari kelompok kalian” (HR. Bukhari no. 2896). 

Dalam lafazh lain dijelaskan kalau Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

إِنَّمَا يَن�'صُرُ اللهُ هَذَهِ ا�'لأُمَّةَ بِضَعِي�'فِهَا : بِدَع�'وَتِهِم�'، وَصَلاَتِهِم�'، وَإِخ�'لاَصِهِم�'. 

“Sesungguhnya Allah membantu ummat ini dengan sebab beberapa orang lemah mereka diantara mereka, yakni dengan doa, shalat, serta keikhlasan mereka” (HR. An Nasai no. 3178. Syaikh Al Albani menyampaikan kalau hadits ini shahih) 

Menyukai orang miskin bakal menghasilkan karakter tawadhu’ serta qona’ah. Orang yang menyukai si miskin bakal memberi dampak baik pada dianya yakni makin tawadhu’ (rendah diri) serta senantiasa terasa cukup (qona’ah) lantaran ia senantiasa memerhatikan kalau nyatanya Allah masihlah memberikannya keunggulan materi dari yang lain. Berikut karakter mulia yang di ajarkan Islam pada umatnya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

ان�'ظُرُوا إِلَى مَن�' أَس�'فَلَ مِن�'كُم�' وَلاَ تَن�'ظُرُوا إِلَى مَن�' هُوَ فَو�'قَكُم�' فَهُوَ أَج�'دَرُ أَن�' لاَ تَز�'دَرُوا نِع�'مَةَ اللَّهِ 

“Pandanglah orang yang ada di bawahmu (dalam permasalahan harta serta dunia) serta jangan sampai engkau pandang orang yang ada di atasmu (dalam permasalahan ini). Dengan hal tersebut, hal semacam itu bakal membuat kamu tak menyepelekan nikmat Allah padamu” (HR. Muslim no. 2963). 

Mudah-mudahan berguna. 

— 

Disusun di Pesantren DS, 6 Ramadhan 1435 H 

Penulis : Muhammad Abduh Tuasikal 



 http :// www. beritaimformasi. com/2016/05/mencintai-orang-miskin-termasuk-dalam. html 
ADSENSE 336 x 280 dan ADSENSE Link Ads 200 x 90

0 Response to " MENCINTAI ORANG MISKIN TERMASUK DALAM WASIAT RASUL SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM,,PUASA MENGAJARKAN MENCINTAI ORANG MISKIN "

Post a Comment